Detail Cantuman Kembali
STUDI IN SILICO DAN HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS 15 KANDUNGAN SENYAWA TANAMAN MANGROVE API-API PUTIH (Avicennia marina (Forssk.) Vierh) SEBAGAI ANTIVIRUS HERPES SIMPLEKS TIPE 1
ABSTRAK
STUDI IN SILICO DAN HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS 15 KANDUNGAN SENYAWA TANAMAN MANGROVE API-API PUTIH (Avicennia marina (Forssk.) Vierh) SEBAGAI ANTIVIRUS HERPES SIMPLEKS TIPE 1
Mary Grace Padang
Prevalensi herpes simpleks tipe 1 (HSV-1) cukup tinggi dibandingkan dengan herpes simpleks (HSV-2) terutama pada negara berkembang. HSV-1 merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Herpes Simplex virus 1. Pemberian antivirus (Asiklovir dan turunannya) bertujuan untuk menghambat replikasi virus pada tubuh host akan tetapi memiliki beberapa kelemahan seperti efek samping (mual, muntah dan diare), bioavailabilitas rendah, waktu paruh yang singkat serta resistensi obat pada penggunaan jangka panjang. Pada penelitian ini, dilakukan studi in silico dan hubungan kuantitatif stuktur aktivitas (HKSA) dari 15 senyawa dari Avicennia marina (Forssk.) Vierh. untuk mengetahui hubungan struktur, sifat kimia fisika terhadap aktivitas (rerank score), bioavailabilitas (F), toksisitas (LD-50) dan farmakokinetika. Program yang digunakan dalam penelitian ini adalah Molegro Virtual Docker (prediksi aktivitas), ChemBioDraw professional dan ChemBio3D Ultra (prediksi sifat kimia fisika), SwissADME (prediksi bioavailabilitas), dan pKCSM (prediksi farmakokinetika dan toksisitas) dengan menggunakan reseptor thymidine kinase HSV-1 (kode PDB: 2ki5). Senyawa yang memiliki aktivitas antivirus HSV-1 adalah kaempferol dengan nilai rerank score (-101,301), intestinal absorption (75,171%), VDss (0,007 log L/kg), LD-50 (2,301 mol/kg) yang lebih baik dibandingkan Asiklovir. Hasil analisis regresi regresi menunjukkan adanya hubungan kuantitatif struktur linear dan nonlinear sifat kimia fisika (lipofilik, elektronik dan sterik) dari 15 senyawa dari Avicennia marina (Forssk.) Vierh. terhadap prediksi aktivitas, bioavailabilitas dan farmakokinetika secara in silico sebagai antivirus HSV-1 yang dinyatakan melalui persamaan terbaik sebagai berikut: Rerank score = 0,010 tPSA2 – 1,699 tPSA + 0,101 Etot + 0,023 MW ¬– 35,928 (n = 16, r = 0,984, SE = 16,19097, F = 85,208, Sig = 0,000); Absorpsi = 1,299 ClogP2 + 6,266 ClogP – 1,736 EHOMO – 5,088 CMR + 91,256 (n = 16, r = 0,965, SE = 7,39003, F = 37,786, Sig = 0,000); Distribusi = - 0,001 MW + 0,045 (n = 16, r = 0,607, SE = 0,13840, F = 8,163, Sig = 0,013); Ekskresi = - 0,003 tPSA + 0,113 EHOMO + 1,212 (n = 16, r = 0,780, SE = 0,23162, F = 10,103, Sig = 0,002); Bioavailabilitas = - 1,165 tPSA2 + 0,002 tPSA + 0,510 (n = 16, r = 0,818, SE = 0,08041, F = 13,123, Sig = 0,001).
Kata Kunci : in silico, HKSA, Avicennia marina, antivirus HSV-1, Herpes Simplex virus 1
Mary Grace Padang - Personal Name
6B.S-Far Pad s 8-19
6B.S-Far Pad s 8-19
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2019
Surabaya
xvii, 148p.; ill.; tab.; 30cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







